<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>JOGLOSEMAR</title>
	<atom:link href="http://sawithea.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawithea.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 May 2008 08:58:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sawithea.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>JOGLOSEMAR</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sawithea.wordpress.com/osd.xml" title="JOGLOSEMAR" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sawithea.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sunarso Lengser, Kenapa Cari Ganti Kepala SMA 3 Susah?</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/05/12/sunarso-lengser-kenapa-cari-ganti-kepala-sma-3-susah/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/05/12/sunarso-lengser-kenapa-cari-ganti-kepala-sma-3-susah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 08:58:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa Cari Ganti Kepala SMA 3 Susah? Punya Tanggungan Program Akselerasi yang Langka di Jateng Pantas saja mencari pengganti kepala SMA 3 sulit. Sebab, sekolah ini termasuk penggelar program langka di Jawa Tengah.iswanya -dua bulan lalu- berbuah sang kepala sekolah, Sunarso, lengser. Pasca demonstrasi, kondisi SMA 3 tidak banyak yang berubah.Para siswa program khusus ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=41&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:x-small;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Kenapa Cari Ganti Kepala SMA 3 <span style="font-size:x-small;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Verdana;">Susah</span></span><span style="font-size:x-small;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Verdana;">?</span></span></span></strong></span></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Punya Tanggungan Program Akselerasi yang Langka di Jateng<br />
Pantas saja mencari pengganti kepala SMA 3 sulit. Sebab, sekolah ini termasuk penggelar program langka di Jawa Tengah.<span id="more-41"></span></span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">iswan</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">ya -dua bulan lalu- berbuah sang kepala sekolah, Sunarso, lengser. Pasca demonstrasi, kondisi SMA 3 tidak banyak yang berubah.</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa program khusus ini diantaranya disyaratkan memiliki kemampuan bahasa Inggris. Kemudian calon siswa memiliki bakat yang menonjol misalnya dibidang olahraga dan kelebihan-kelebihan lain.</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Indonesia</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">. Sisanya ada yang tidak melanjutkan sekolah, ada pula yang masuk ke perguruan tinggi swasta (PTS) yang disukai.</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa program ini lebih inklusif. Misalnya, ketika guru belum datang atau jam pelajaran tengah kosong, mereka tidak keluar ruangan maupun membuat gaduh di dalam. &#8220;</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa belajar sendiri di mejanya masing-masing. Berbeda dengan program reguler, jika tidak ada gurunya mereka suka keluyuran ke luar ruangan,&#8221; beber guru bahasa Indonesia di program tersebut.</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa berinteraksi penuh dengan sang guru. Misalnya, setiap habis pelajaran, mereka selalu bertanya. &#8220;Mereka bersikap lebih dewasa. Tidak seperti siswa program reguler yang terlihat pasif,&#8221; tandas pria berkacamata ini.</span></span></p>
<p>GUNAWAN, Solo<br />
&#8212;</p>
<p>NAMA SMA Negeri 3 Solo belakangan terkenal bukan hanya karena dianggap SMA favorit. Aksi demonstrasi para s</p>
<p>Setiap hari, para siswa dan guru menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan normal. Bahkan, program akselerasi di sekolah setempat juga tidak terpengaruh dengan proses pergantian kepala sekolah.</p>
<p>Ketika koran ini bertandang ke SMA 3 sekitar pukul 11.30 kemarin (9/5), tepat para siswa pulang sekolah. Tapi, sebagian terlihat masih berada di tempatnya, menunggu serangkaian kegiatan ekstrakulikuler. Mereka yang masih di sekolah kebanyakan kelas 10 dan 11.</p>
<p>Di depan ruang guru, tampak sejumah tenaga pendidik sedang ngobrol santai. Diantara mereka adalah guru mata pelajaran di program akselerasi, Bambang Dwi Sasongko. &#8220;Silakan masuk, Mas,&#8221; tutur Bambang.</p>
<p>Di ruang rapat berukuran sekitar 10 x 10 meter ini Bambang membeberkan kondisi program akselerasi. Pada 2003 lalu, pemerintah hanya menunjuk dua sekolah tingkat atas untuk menjalankan program akselerasi.</p>
<p>Ketika itu, di Jawa Tengah pemerintah hanya menunjuk dua sekolah untuk percontohan program akselerasi. Di Jateng Utara ditunjuk SMA 3 Semarang, sementara sebelah Selatan SMA 3 Solo. Dalam perkembangannya, SMA 3 Solo tergolong berhasil menjalankan program tersebut.</p>
<p>Pertama kali launching program ini Juni 2003 lalu, siswa yang mendaftar ratusan orang. Mereka adalah calon siswa kelas 10 di sekolah itu, yang masuk kriteria yang ditentukan sekolah. Namun, dalam setiap angkatan yang diterima hanya 60 siswa. Begitu seterusnya, sampai di angkatan ke-5 ini SMA 3 sudah meluluskan sekitar 200 siswa. &#8220;Sejak program ini dijalankan, tiga angkatan yang sudah lulus,&#8221; terang Bambang yang juga wakasek kurikulum ini.</p>
<p>Program unggulan percepatan ini memang diperuntukan bagi para siswa yang memiliki kemampuan lebih. Sebab, untuk lulus sekolah hanya makan waktu 2 tahun. Walaupun sama-sama sekolah 6 semester seperti kelas reguler, namun setiap semesternya hanya makan waktu 4 bulan.</p>
<p> </p>
<p>Setelah melalui seleksi yang ketat, outputnya juga bisa diandalkan. Sebab, 95 persen lulusan program akselerasi diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) yang tersebar di</p>
<p>&#8220;Hanya satu-dua orang yang masuk ke PTS. Mereka beralasan menyukai kegiatan ekstra kampusnya, seperti panjat tebing, pecinta alam, dan alasan lain,&#8221; tutur mantan sekretaris program akselerasi di SMA 3 ini.</p>
<p>Proses belajar mengajar program akselerasi ini berbeda dengan kegiatan belajar program reguler. Ruang belajarnya disendirikan, mata pelajarannya juga berbeda dengan program reguler. Program ini memiliki mata pelajaran tambahan.</p>
<p>Diantaranya, studi outbond, membuat karya ilmiah sekaligus presentasi, kunjungan ke beberapa instansi, dan praktek kerja lapangan. Proses kegiatan belajar mengajarnya pun berbeda dengan reguler.</p>
<p> </p>
<p>Kegiatan belajar mengajar juga terlihat hidup.</p>
<p>Meski bersikap inklusif, para siswa tidak mau ketinggalan mengikuti kegiatan ekstra kurikuler layaknya program reguler. Mereka juga sering mengadakan diskusi, terkait mata pelajaran yang perlu dipecahkan bersama-sama. (*/tej)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=41&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/05/12/sunarso-lengser-kenapa-cari-ganti-kepala-sma-3-susah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MUI “Angkat Tangan” Kehalalan Roti Breadtalk</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/23/mui-%e2%80%9cangkat-tangan%e2%80%9d-kehalalan-roti-breadtalk/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/23/mui-%e2%80%9cangkat-tangan%e2%80%9d-kehalalan-roti-breadtalk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 08:21:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[cibitung, 23 April 2008 Artikel di bawah ini membahas tentang kehalalan suatu produk. Pada kasus ini sebenarnya tinggal ketegasan MUI untuk memberi label halal atau haram suatu produk. Apabila suatu produk yang bermerk atau yang tidak bermerk, tidak didaftarkan ke MUI dan produk itu mencantumkan label halal, maka MUI harus bertindak tegas, karena MUI adalah satu-satunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=40&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">cibitung, 23 April 2008</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">Artikel di bawah ini membahas tentang kehalalan suatu produk. Pada kasus ini sebenarnya tinggal ketegasan MUI untuk memberi label halal atau haram suatu produk. Apabila suatu produk yang bermerk atau yang tidak bermerk, tidak didaftarkan ke MUI dan produk itu mencantumkan label halal, maka MUI harus bertindak tegas, karena MUI adalah satu-satunya organisasi yang berhak mengeluarkan sertifikat halal tersebut. Tinggal perlu keberanian dari MUI untuk menindaklanjuti masalah-masalah seperti ini. Dan yang tidak kalah pentingnya, adalah konsumen di Indonesia harus lebih selektif memilih makanan atau minuman, terutama yang beragama Islam, tapi semua itu kembali ke individu-individu masing-masing, apakah menganggap hal ini masalah atau bukan masalah. </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><em><em><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">Majelis Ulama </span></span></em></em><em><em><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">Indonesia</span></span></em></em><em><em><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;"> (MUI) angkat-tangan  terhadap kehalalan produk roti BreadTalk.  BreadTalk dianggap mengabaikan peringatan MUI<span id="more-40"></span></span></span></em></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;color:#000066;font-family:Arial;"></span><em><strong><em><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-weight:bold;font-size:11pt;font-family:Georgia;">Hidayatullah.com&#8211;</span></span></em></strong></em><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">Kehalalan roti <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">BreadTalk </span></span></em></em>kembali dipertanyakan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak lagi bertanggung jawab atas kehalalan roti produksi PT Talkindo Selaksa Anugerah itu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">&#8220;Kami sampaikan kepada masyarakat, kami tidak bisa menjamin masyarakat lagi mengenai kehalalan roti <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">BreadTalk</span></span></em></em>,&#8221; ujar Kepala Bidang Sertifikasi Halal LPPOM MUI Muti Arintawati. </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">Muti, sebagaimana disampaikan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">okezone</span></span></em></em>, Selasa (8/4) mengatakan, manajemen produsen roti milik pengusaha Johnny Andrean itu tidak memiliki itikad baik untuk memperpanjang sertifikat kehahalan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">BreadTalk</span></span></em></em>. Sertifikat kehalalan dari MUI yang dimiliki <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">BreadTalk </span></span></em></em>sudah kadaluarsa sejak September 2007 lalu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">&#8220;Karena sertifikat itu hanya berlaku dua tahun. Kami sudah sampaikan beberapa kali surat peringatan tapi tidak direspons. Jadi kami tegaskan lagi kepada masyarakat Muslim bahwa MUI tidak lagi bertanggung jawab dengan kehalalan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">BreadTalk</span></span></em></em>,&#8221; tandasnya. </span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal"><em><em><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">BreadTalk </span></span></em></em><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">didirikan pada tahun 6 Maret 2003 oleh George Quek, seorang wirausahawan yang sebelumnya memulai jaringan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">food court </span></span></em></em>yang sukses di Singapura, <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">Food Junction</span></span></em></em>. Konsepnya berbeda dibandingkan dengan toko-toko roti lainnya pada umumnya, dengan memerhatikan penampilan toko yang dirancang agar terlihat eksklusif serta memperlihatkan dapur pembuatan roti kepada para pengunjungnya melalui kaca transparan. </span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:x-small;color:#000066;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;color:#000066;font-family:Georgia;">Tahun 2005, MUI pernah mengumumkan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">BreadTalk</span></span></em></em>, <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">Hoka Hoka Bento</span></span></em></em>, dan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">Bir Bintang </span></span></em></em>sebagai makanan dengan kategori <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">subhat</span></span></em></em>. “<em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">BreadTalk </span></span></em></em>dan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">Hoka Hoka Bento (hingga kini) </span></span></em></em>dinyatakan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">syubhat </span></span></em></em>(meragukan) dan <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">Bir Bintang </span></span></em></em>0 persen alkohol dinyatakan haram,” demikian ujar Sekretaris Umum MUI, Dien Syamsudin, saat jumpa pers kala itu.  </span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Georgia;"><span style="font-size:11pt;font-family:Georgia;">[<strong><strong><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">cha</span></span></strong></strong>, <em><em><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-family:Georgia;">berbagai sumber</span></span></em></em>/<a title="http://hidayatullah.com/" href="http://hidayatullah.com/">www.hidayatullah.com</a>]</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=40&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/23/mui-%e2%80%9cangkat-tangan%e2%80%9d-kehalalan-roti-breadtalk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasus SMU N 3 Solo (Pandangan Alumni Mengenai Kasus Ini)</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/16/kasus-smu-n-3-solo-pandangan-alumni-mengenai-kasus-ini/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/16/kasus-smu-n-3-solo-pandangan-alumni-mengenai-kasus-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 03:23:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Cibitung, 16 April 2008. 10:15 Pagi ini aku buka e-mailku dan ada salah satu e-mail yang mendorong aku untuk aku posting ke Blogku. E-mailku ini berasal dari milist almamaterku SMU. salah satu alumni lulusan &#8217;92 namanya Mas Hendratmo (kalau gak salah, Beliau adalah instrukturku sewaktu di Pecinta Alam SMAGA)  dan sekarang Beliau bekerja sebagai Auditor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=39&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cibitung, 16 April 2008. 10:15</em></p>
<p>Pagi ini aku buka e-mailku dan ada salah satu e-mail yang mendorong aku untuk aku posting ke Blogku. E-mailku ini berasal dari milist almamaterku SMU. salah satu alumni lulusan &#8217;92 namanya Mas Hendratmo (kalau gak salah, Beliau adalah instrukturku sewaktu di Pecinta Alam SMAGA)  dan sekarang Beliau bekerja sebagai Auditor di BPK, memaparkan laporan pandangan mata Beliau dan Keluargannya tentang kehidupannya Bapak Sunarso (Kepala Sekolah SMU N 3 Solo). Menurut Beliau, sampai saat inipun kehidupan Bapak Kepala Sekolah masih bersahaja dan gak neko-neko. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak postingan Beliau di milist SMAGA-Surakarta.<span id="more-39"></span></p>
<p>Pagi-pagi pas di kantor ibu-ku SMS dari Cemani setelah tahu dari TV/Korantetangganya (P Narso) didemo murid-murid- e..ta&#8217; pikir bocah saiki koq rada nranyak..ora kaya jamane sejoli Oki-Sevi mbiyen..Seminggu full akhire warga cemani rajin maca koran nggoleki berita Solo Pos soal tanggane..dasar! Sedangkan P Narso sekeluarga ngungsi menenangkan diri menghindari wartawan n muride sing memata-matai omahe.</p>
<p>Saya juga pesen ibuku seandainya P Narso butuh bantuan &#8211;plg tidak bantu cara bikin laporan pertanggungjawaban keuangan sing masuk akal &#8212; yah cin-cailah mung duit sekolahan..Tapi ternyata P Narso sungkan berterus terang.</p>
<p>Dari cerita bu Narso ke ibuku banyak kesalahan mendasar dari laporan murid sing mengaku save our<br />
school. Laporane mungkin terlalu tendensius dengan pendekatan logika sederhana. Kalo di sekolah ga&#8217; ada komputer terus pas les Fisika weruh Avanza kreditane bu Narso sing guru senior SMA 6 njut disimpulkan uang pembangunan ditilep dadi Avanza&#8230;lucune tanggaku sing makelar tapi ora duwe arkiran..ben dina numpang parkirane P Narso melu-melu dianggap duwekke P Narso&#8230;dadi total Jenderal P Narso duwe 5 mobil&#8230;.weleh- weleh&#8230;</p>
<p>Soal rumah dan tanah sekitar rumahnya&#8230;P Narso terkenal gawene mbantu myilihi duit tapi sungkan<br />
nagih. Akhire timbang ditagih malah ditambahi dengan konsekuensi ijol omah n tanahe. Yang orang tidak pada tahu kalo sejak jaman kita P Narso plg rajin nulis buku+les+mulang. Duite nggo tuku sawah neng Sragen&#8230;sth Sragen berkembang.. sawah didol ijol lemah neng kuto.Salah satu hasile adalah kos-kosan dekat UMS yang sekarang jadi cash cow-nya beliau.</p>
<p>Menurutku persiapan beliau pensiun 2 tahun lagi&#8230;on the right track..ora neko-neko wajar!Tapi anda perlu tahu Bung&#8230;posisi Kepsek apalagi SMA favorit pasca 20% APBN buat pendidikan sangat strategis. Anggaran Diknas itu paling besar. Tahun ini mencapai 49 Trilyun&#8230;dan 30%-40% bocor ngowor-owor. .itu belum termasuk bantuan pihak ketiga.</p>
<p>Kesalahan OSIS itu tidak hati-hati melempar isue&#8230;tidak wise and akhire ditunggangi LSM kolaborasi karo Birokrat sing ngebet dari Kepsek&#8230;Iki OSIS versi reformasi sing nyambi politikus amatiran. Klo begini ke depan pemilhan kepsek mesti mendapat ekomendasi Ketua OSIS&#8230;kalo tidak diajak ngomong ya idemo biar dilengserin. &#8230;uedan tenan&#8230;Sebagian uru-guru SMA 3 ya rada provokator!</p>
<p>Yang saya pribadi salut dengan P Narso beliau gentle. Beiau sudah menyanggupi untuk mengembalikan dana sekolah 147 juta. Padahal ini bumerang karena pengembalian tadi bisa jadi alat bukti untuk memperkarakan beliau. Akhire beliau mundur..ini ya jadi bumerang karena dipersepsikan mengakui kesalahan. Pengalamanku kalau ada orang spt ini besar kemungkinan malah tidak bersalah..karena dia melakukan perbuatan yang justru sangat beresiko timbul masalah baru&#8230;.ga pake pengacara-pengacara nan&#8230;</p>
<p>Anyway mgk baiknya kita ingat jasa baik dan kenangan manis ttg beliau saja&#8230;wong awake dhewe ora ngerteni masalahe sak tenane..kabeh kan mung critane wartawan&#8230;hehehehe ..</p>
<p><strong>Kalau aku keliatan subyektif ya mohon maklum saja wong aku 2 tahun Les Fisika P Narso ora mbayar&#8230;tapi<br />
paling tidak kalo yang ngomong Auditor BPK mosok ra<br />
mbok percoyo cah..</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=39&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/16/kasus-smu-n-3-solo-pandangan-alumni-mengenai-kasus-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ditiup Kicir Fitna (Kontroversi Film Fitna)</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/08/ditiup-kicir-fitna-kontroversi-film-fitna/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/08/ditiup-kicir-fitna-kontroversi-film-fitna/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 06:12:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Film Fitna menggoyang hubungan Eropa dan dunia Islam. Ada yang takut dengan pertumbuhan Islam di Belanda. Berakar dari persoalan imigran, kebencian lalu menjadi soal ideologis setelah peristiwa 11 September tujuh tahun lalu. INILAH pintu ketiga dari gedung parlemen Belanda di Den Haag. Setelah melewati lorong-lorong gedung tua yang lengang, empat lapis sensor menyambut tetamu. Pemeriksaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=38&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Film Fitna menggoyang hubungan Eropa dan dunia Islam. </span></span>Ada yang takut dengan pertumbuhan Islam di Belanda. Berakar dari persoalan imigran, kebencian lalu menjadi soal ideologis setelah peristiwa 11 September tujuh tahun lalu. <span id="more-38"></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">INILAH pintu ketiga dari gedung parlemen Belanda di Den Haag. Setelah melewati lorong-lorong gedung tua yang lengang, empat lapis sensor menyambut tetamu. Pemeriksaan begitu ketat, seperti layaknya di bandar udara. Di lapis keempat, ikat pinggang pun harus dilepaskan. Di sudut ruang, sejumlah petugas berpakaian hitam menjaga ketat satu sudut. Di sanalah Partai Kebebasan (Partij voor de Vrijheid) berkantor.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Tapi pemimpin Partai Kebebasan, Geert Wilders, tak terlihat. Dikabarkan, dia kerap menerima berbagai ancaman pembunuhan belakangan ini. Karena itu, penjagaan di parlemen dibuat superketat. Itulah sebabnya, politikus cum pengacara itu lebih suka menghilang dari depan publik. Dia, misalnya, absen dalam rapat rutin parlemen, Rabu pekan lalu. Di </span></span>sana pun Wilders muncul seperti purnama. ”Dia hanya tampak sekali sebulan,” ujar seorang sekretaris di meja depan ruang sidang.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Terkenal rajin menghujat kelompok Islam radikal di Belanda, Wilders kali ini kebablasan. Dua pekan lalu dia mengunggah film dokumenter yang bikin heboh dunia. Judulnya Fitna. Jauh dari karya film yang indah, Fitna melulu berisi tafsir visual dari ayat Al-Quran, yang tentunya semau Wilders sendiri.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Dia menggambarkan Islam sebagai agama tak toleran. Niat buruk Wilders sudah terbaca dalam pembuka film. Dia memasang kartun karya Kurt Westergaard: gambar lelaki berjenggot dengan sorban sesak oleh bom waktu. Dua tahun silam, kartun itu pernah dimuat media di </span></span>Denmark. Lelaki bersorban itu digambarkan sebagai Nabi Muhammad. Negeri Skandinavia itu pun sempat dibuat repot berat. Dunia Islam marah besar.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Dari situ Wilders tampaknya tak mau berhenti. Dia sengaja menantang kemarahan itu lagi. Apalagi dibuka dengan kutipan ayat tertentu dari Al-Quran, film sepanjang 17 menit itu menuding Islam tak lain sebagai agama kekerasan. Tafsirnya kasar, dan penggambaran makna ayat-ayat dalam film itu pun dangkal. Pendeknya, film itu tak lebih dari propaganda blak-blakan anti-Islam (lihat Tafsir Buta Rendah Mutu).</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Awalnya, situs LiveLeak.com mengalirkan gambar itu ke dunia maya. Tapi akhirnya situs itu mencabutnya. Sejumlah stafnya dilaporkan menerima ancaman. Mungkin karena kontroversial, dalam hitungan jam film itu pun beredar cepat. Gambar itu dilihat di berbagai pojok dunia lewat situs YouTube. Dari sini taktik Wilders sebetulnya sukses. Dia ingin mengabarkan bahwa Islam adalah ancaman jangka panjang bagi kebebasan di Belanda. ”Saya harus memperingatkan orang-orang,” ujarnya. Tapi sayang, yang cepat menyebar justru amarah dan kebencian.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Pekan lalu, keresahan pun mulai menjalar. Di Iran, juru bicara kementerian luar negeri Mohammad Ali Hosseini menyerukan agar pemerintah Belanda segera menghentikan peredaran film itu. Dia memanggil duta besar Belanda di Teheran untuk memberikan penjelasan. Di Yordania, reaksi muncul lebih keras. Sekitar 53 anggota parlemen mengirim petisi ke pemerintah, meminta pemutusan hubungan diplomatik dengan Negeri Kincir Angin.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Dari </span></span>Sudan, protes sama terdengar. Di Mesir, Menteri Luar Negeri Ahmed Aboul Gheit mengatakan film itu penghinaan atas Islam. Di Jedah, Arab Saudi, Organisasi Konferensi Islam (OKI) menuding film itu ”sengaja menyebar kebencian serta memancing kekacauan, konflik, dan ancaman bagi stabilitas politik dunia”. Di Pakistan, ratusan orang berdemonstrasi mengecam film itu, pekan lalu.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Kemarahan juga merambat di Asia Tenggara. Bekas Perdana Menteri Mahathir Mohamad meminta 1,3 miliar penduduk muslim dunia memboikot produk Belanda. Dia menyerukan kaum muslim di seluruh dunia bersatu. ”Kalau kita boikot bersama, ekonomi Belanda akan jatuh,” ujar Mahathir, Ahad dua pekan lalu.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Indonesia</span></span> tak kalah keras. Selain mengecam film Fitna, pemerintah Indonesia meminta YouTube, situs video Internet itu, segera menarik semua tayangan film pembangkit permusuhan itu di sana. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melarang film itu ditayangkan di media massa dan Internet di Indonesia.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Wilders bahkan dilarang datang ke sini. Jika sampai pekan ini situs YouTube masih menayangkan film itu, pemerintah akan meminta penyedia jasa Internet memblokir situs video terbesar tersebut. Di Jakarta, saban hari ada aksi di depan Kedutaan Besar Belanda, dari Front Pembela Islam sampai Hizbut Tahrir </span></span>Indonesia. ”Holland Go to Hell”, tulis satu poster demonstran di sana, pekan lalu.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Melihat gelagat buruk ini, pemerintah Belanda pun mengambil sikap. Perdana Menteri Jan-Peter Balkenende malah mengecam karya Wilders. ”Kami tak setuju penafsiran itu. Mayoritas umat Islam menolak kekerasan,” ujar Balkenende. Untuk memperbaiki hubungan, Menteri Luar Negeri Belanda harus bekerja keras juga. Pekan lalu, Menteri Maxime Verhagen melobi 26 negara anggota OKI lewat para duta besarnya. Uni Eropa mendukung sikap pemerintah Belanda itu.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Tapi, apa sebetulnya yang membuat orang seperti Geert Wilders begitu keki dengan Islam? Di Negeri Kincir Angin, tampaknya angin Islam lagi bertiup kencang. Berjumlah hampir 1 juta orang, Islam di Belanda umumnya identik dengan imigran. Yang terbanyak berasal dari Maroko atau Turki. Gelombang imigrasi besar-besaran terjadi di Belanda pada 1970-an dan 1980-an. </span></span>Ada juga yang datang sebagai pencari suaka dari negeri berkonflik seperti Iran dan Irak. ”Kami punya periode ketika banyak sekali muslim masuk ke sini,” ujar Sybrand van Haersma Buma, anggota partai penguasa, Partai Kristen Demokrat.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Menurut Buma, para imigran membawa nilai-nilai Islam sekaligus budaya mereka sendiri. Sayangnya, mereka kurang akrab bergaul dengan warga lokal. Banyak yang tak bisa berbahasa Belanda dan hidup di wilayah pinggiran yang miskin. ”Mereka menciptakan ghetto bersama,” ujar Buma.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Buma agaknya benar. Suasana budaya Islam tampaknya bisa dinikmati dari jendela kereta rute </span></span>Rotterdam ke Den Haag. Melewati Rotterdam, akan terlihat Masjid Mevlana yang anggun dan jembar. Itu masjid paling modern di Belanda. Didirikan atas patungan Religious Foundation of Holland dan masyarakat Turki, masjid itu dibuka resmi pada 2001. Cuplikan foto masjid ini juga ditayangkan dalam Fitna. Mungkin bagi Wilders, pemandangan Mevlana adalah ancaman.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Di Den Haag, dengan gampang bisa ditemukan toko kecil bertulisan Arab. Misalkan salah satu toko kelontong bertulisan Islamitische Slagerij. Tumbuhnya tempat itu menunjukkan komunitas Islam cukup tersebar di </span></span>sana. Rotterdam atau Amsterdam adalah kota imigran, yang jumlahnya mencapai 80 persen.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Gelombang besar imigran itu barangkali yang membuat reaksi munculnya partai sayap kanan anti-imigran. Setelah peristiwa </span></span>11 September 2001, gerakan anti-terorisme begitu gencar. Masyarakat muslim lalu kena getahnya. Mulai saat itu, soal imigran pun dikaitkan dengan membanjirnya kaum muslim ke Belanda.</p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Adalah Pim Fortuyn yang membentuk partai Lijst Pim Fortuyn (LPF) pada 2002. Agenda utamanya memperketat aturan imigrasi, terutama bagi yang tidak bisa menerima dan tak mau beradaptasi dengan budaya Belanda. Meski menolak disebut rasis, Fortuyn menegaskan pembatasan bagi imigran muslim, bahkan kalau perlu dilarang masuk Belanda.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Belum sempat lama memperjuangkan agenda politiknya, Fortuyn dibunuh aktivis hak-hak hewan (animal rights) Volkert van Der Graaf. Menurut pengakuan Der Graaf, dia membunuh Fortuyn agar berhenti mengeksploitasi muslim, dan membidik kelompok lemah mencapai tujuan politik. Setelah kematian Fortuyn, partai ini bubar pada awal 2008.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Setelah Fortuyn, muncul nama Ayaan Hirshi Ali, yang sebetulnya berasal dari partai liberal People’s Party for Freedom and Democracy (VVD). Partainya sama dengan Geert Wilders, sebelum membentuk Partai Kebebasan. Namanya banyak disebut akibat pernyataannya yang ngawur dan kontroversial, misalnya menyebut Nabi Muhammad sebagai pedofilia.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Hirshi, seorang pembangkang Islam, tentu saja ikut mendukung Wilders, yang mengisi 6 persen dari 150 kursi perlemen Belanda. Tapi Belanda, yang telah lama menenggang tradisi demokratis, sulit menerima aliran ultra-kanan itu. ”Ultra-kanan tidak akan pernah bisa diterima lama di negara ini,” kata Sybrand van Haersma Buma.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;">Meski begitu, seorang pemimpin muslim, Nasr Joemann, mengatakan bahwa ancaman dari Wilders itu tak punya dampak bagi umat Islam. Dia bekerja di Conctactorgan Moslims Overheid atau Badan Kontak Muslim. Bagi Nasr, upaya Wilders kian menguatkan solidaritas antarmuslim. ”Islam agama yang cinta perdamaian,” ujarnya fasih.</span></span></p>
<p style="text-align:right;" align="right"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><span style="font-weight:bold;font-size:12pt;">Nezar Patria (</span></span></strong><strong><span style="font-weight:bold;">Jakarta</span></strong><strong><span style="font-weight:bold;">), Asmayani Kusrini (Den Haag)</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=38&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/08/ditiup-kicir-fitna-kontroversi-film-fitna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasus SMU N 3 Solo (Lanjutan Lagi)</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/07/kasus-smu-n-3-solo-lanjutan-lagi/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/07/kasus-smu-n-3-solo-lanjutan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 09:57:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 06 Apr 2008 Pasca Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Sunarso Nonaktif dari Jabatannya Siswa dan Alumni Bersyukur, Guru Merasa Iba Terhitung Per 1 April lalu, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Sunarso memilih untuk non aktif dari jabatnnya. Ini buntut dari demo siswa sekolah favorit tersebut yang menuntut transparansi pembangunan sekolah. Bagaimana tanggapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=37&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:xx-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;">Minggu, 06 Apr 2008 </span></span><br />
<strong><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pasca Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Sunarso Nonaktif dari Jabatannya</span></span></strong></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Siswa dan Alumni Bersyukur, Guru Merasa Iba<br />
Terhitung Per 1 April lalu, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Sunarso memilih untuk non aktif dari jabatnnya. Ini buntut dari demo siswa sekolah favorit tersebut yang menuntut transparansi pembangunan sekolah. Bagaimana tanggapan elemen di sekolah itu ?<span id="more-37"></span></p>
<p>GUNAWAN, Solo<br />
&#8212;</p>
<p>Suasana SMA Negeri 3 Solo Kamis lalu (3/4) terlihat berbeda dibanding hari-hari sebelumnya. Sunarso bakal tidak lagi menginjakan kakinya di sekolah tersebut. Hal ini menyusul keputusan Sunarso mengajukan </span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">surat</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> nonaktif dari jabatannya sebagai kepala sekolah.</p>
<p></span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa tampak enjoy mengikuti aktivitas belajar mengajar. Berbeda dengan hari sebelumnya yang tampak tegang jika Sunarso muncul di sekolah itu.</p>
<p>Sebagian besar siswa memang sudah mengetahui &gt;track record&lt; kepala sekolahnya. Mereka menilai ada dugaan penyimpangan dana pembangunan sekolah itu. Akhirnya bom waktu yang telah lama dipendam itupun meletus juga dengan ditandai aksi besar-besaran siswa tersebut akhir Maret lalu.</p>
<p></span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa menganggap Sunarso yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini. Sebab, ketika para siswa mencoba membuka kasus ini pada tahun-tahun sebelumnya, kepala sekolah itu selalu tertutup.</p>
<p>&#8220;Kalau benar-benar nonaktif syukurlah. Jadi keinginan teman-teman (para siswa, Red) nyaris kesampaian. Sebab target teman-teman, kepala sekolah harus mundur dari jabatannya sebagai konsekuensi logis terhadap kasus ini,&#8221; tutur Zahra, 17, salah satu pengurus Save Our School (SOS) sekolah setempat.</p>
<p>Zahra tidak langsung besar kepala karena aksinya itu bisa memengaruhi posisi kepala sekolah. Sebab, para siswa hanya sebatas memberikan koreksi kepada kepala sekolah terkait kebijakan pembangunan di sekolah. Jika koreksi ini benar adanya, berarti menjadi sebuah penghargaan buat para siswa yang bisa mengungkap &#8220;borok&#8221; sekolahnya.</p>
<p>Meski demikian, para siswa tidak larut dalam kasus yang ada di sekolahnya. </span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa, terutama kelas 3 kini sudah kembali konsentrasi penuh menghadapi ujian nasional yang dijadwalkan 20 April mendatang. &#8220;Kami sudah memberikan pengertian kepada teman-teman untuk fokus ke pelajaran lagi,&#8221; jelas siswa berkacamata ini.</p>
<p>Siswa lain, Rio Setiawan, 17 pun juga tidak menduga kalau kepala sekolah bisa dinonaktifkan. Sebab usai di demo, kepala sekolah sudah memenuhi sebagian tuntutan para siswa. Yakni, siap mencairkan anggaran kegiatan perpisahan kelas 3 sebanyak Rp 14,7 juta.</p>
<p>Tuntutan ini salah satu materi demo kemarin. Sebab kepala sekolah sebelum didemo tidak memberikan keterangan pasti pencairan anggaran ini. &#8220;Jawaban kepala sekolah ketika itu tidak mau mencairkan. Demo usai, kepala sekolah mengajak dialog siswa. Akhirnya dengan berat hati dia mau mencairkan anggaran ini,&#8221; terang dia.</p>
<p>Kalangan guru pun kaget mendengar status Sunarso nonaktif. Salah satu guru perempuan di sekolah itu mengatakan bahwa Sunarso selama ini dikenal sebagai sosok yang tegas, disiplin dan &gt;semanak&lt; (familier). Selama ini, di mata guru selalu menunjukan sikap yang baik.</p>
<p>&#8220;Saya sudah berteman dengan Pak Narso ini 20 tahun lebih. Jadi sudah tahu sepak terjang dia. Jika melakukan penyelewengan, pasti saya tahu,&#8221; tutur guru perempuan ini yang menolak namanya disebutkan.</p>
<p>Guru perempuan ini tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya gara-gara Sunarso &#8220;hengkang&#8221; dari jabatannya. Selain sudah berteman lama dengan Sunarso, guru tadi tidak bisa membayangkan nasib SMA Negeri 3 ke depan. Apalagi sebentar lagi akan menggelar ujian nasional. &#8220;Harapan kami ada solusi terbaik bagi sekolah ini,&#8221; mintanya.</p>
<p>Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan Sutarto mengatakan, proses kegiatan belajar mengajar tidak akan terpengaruh penonaktifan kepala sekolah. Begitu juga menjelang dan pelaksaan ujian nasional yang direncanakan 20 april mendatang. &#8220;Kalau benar-benar nonaktif, nanti akan segera ada penjabat sementara (Pjs)-nya,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Sutarto mengaku belum tahu secara langsung jika Sunarso nonaktif dari jabatannya. Dia hanya mendengar dari koran yang dibacanya. &#8220;Saya juga sempat kaget kalau pak kepala sudah nonaktif,&#8221; katanya dengan nada heran.</p>
<p>Tapi, Sutarto bisa melihat dari absensi Sunarso berangkat sekolah. Belakangan ini Sunarso memang tidak muncul di kantor. Jika muncul tidak menentu. &#8220;Beberapa hari yang lalu saya ketemu Pak Narso di sekolah sudah sekitar pukul 12.00. Dari raut wajahnya saya tidak tega melihatnya. Sangat pucat dan tidak seperti biasanya riang,&#8221; tutur wakasek baru ini.</p>
<p>Penonaktifan Sunarso juga ditanggapi positif kalangan alumni SMA N 3. Mereka memberikan apresiasi kepada siswa generasi saat ini bisa menggelar aksi mengungkap dugaan penyimpangan di sekolah itu. </span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> alumni &#8220;Ini sebuah prestasi bagi siswa SMA Negeri 3 sekarang,&#8221; ujar Teo Silus Hartono, 18, mantan ketua Musyawarah Perwakilan Kelas (MPK).</p>
<p>Teo pun lantas bercerita, kalau siswa sekarang ada beberapa alat pendukung untuk mengungkap kasus di sekolahnya. Kalau siswa dulu sebetulnya ingin menggelar demo, tapi belum ada alat bukti pendukungnya. Sekarang para siswa bisa memantau anggaran pembangunan di sekolahnya melalui rapat pleno.</p>
<p>Pada rapat ini &#8211; yang pesertanya komite sekolah, perwakilan siswa dan kepala sekolah &#8211; membahas semua kebijakan anggaran di sekolah. Jadi, jika ada penyelewengan terpantau jelas lewat forum ini.</p>
<p>&#8220;Kalau dulu siswa tidak diikutkan rapat pleno. Kebijakan anggarannya juga ditutup-tutupi pihak sekolah,&#8221; beber mahasiswa semester 2 di Universitas Gajah Mada (UGM) </span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jogjakarta</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> ini.</p>
<p>Sosok Sunarso di mata para alumni sebetulnya baik. Tapi kalau mengambil keputusan dinilai kurang demokratis dan kurang transparan. Sikap kepala sekolah ini membuat bertanya-tanya di kalangan siswa.</p>
<p>Sikap Sunarso ini sebetulnya sudah dirasakan para siswa sejak kepengurusan OSIS yang diketuai Dimas Tunggul. Ketika itu para siswa ingin mendemo kepala sekolah. Tapi OSIS belum cukup bukti untuk mendemo Sunarso.</p>
<p>&#8220;Kasus dugaan penyimpangan ini sebetulnya sudah sejak zaman saya dulu Mas. Tapi tidak bisa mengungkap karena belum ada buktinya. Kalau sekarang sudah ada bukti, kami dukung,&#8221; kata Dimas.</p>
<p>Aksi yang akan dilancarkan pada saat periode Dimas, saat itu baru sekedar isu. Meski baru sebatas isu, kepala sekolah saat itu sudah memanggil pengurus OSIS. Pengurus OSIS sempat di ancam jika menggelar demo. &#8220;Awas ya jika demo,&#8221; tutur mahasiswa semester 2 UNS Solo ini.</p>
<p>Koran ini berusaha konfirmasi ke rumah Sunarso di Ngruki RT 02 RW 16, Cemani, Grogol, Sukoharjo. Di depan rumahnya tampak sepeda motor yang masih parkir di halaman rumah. Hal ini menandakan Sunarso belum pergi &gt;ngantor&lt;. Padahal ketika itu sudah pukul 10.30.</p>
<p>Koran ini pun mengetuk pintu tiga kali. Yang muncul dari balik pintu gerbang seorang perempuan muda. Perempuan ini ternyata pembantunya Sunarso. &#8220;</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ada</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> apa ya Mas?,&#8221; tanya perempuan ini yang mengaku bernama Mulyani, 24 kepada koran ini ramah.</p>
<p>Setelah mengetahui maksud kedatangan koran ini, Mulyani pun masuk rumah dan berniat manggil majikannya. Sekitar tiga menit ditunggu, yang keluar bukannya Sunarso tapi Mulyani. &#8220;Bapak masih tidur dan tidak bisa diganggu. Lain kali saja ya,&#8221; tutur dia. (*)<br />
</span></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sumber : INDOPOS</span></p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=37&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/04/07/kasus-smu-n-3-solo-lanjutan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Bikin Website Dengan WordPress</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/35/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/35/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 10:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/35/</guid>
		<description><![CDATA[ Beberapa hari yang lalu saya sudah posting mengenai hal ini, tetapi waktu itu saya belum jadi membernya. Hari ini saya memutuskan untuk  jadi member. Selain dikirim 2 CD tutorial, kita juga akan dibantu segala hal mengenai Internet Marketing, Selain itu kita belajar bagaimana menjualkan produk orang lain, yaitu produk tentang WordPress ini sebagai web monster [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=35&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Beberapa hari yang lalu saya sudah posting mengenai hal ini, tetapi waktu itu saya belum jadi membernya. Hari ini saya memutuskan untuk  jadi member. Selain dikirim 2 CD tutorial, kita juga akan dibantu segala hal mengenai Internet Marketing, Selain itu kita belajar bagaimana menjualkan produk orang lain, yaitu produk tentang WordPress ini sebagai web monster Penghasil duit. Untuk lebih jelasnya silahkan klik link di bawah ini silahkan bergabung, saya jamin pasti Puaassssss.</p>
<p>&lt;a href=&#8221;<a href="http://en.support.wordpress.com/affiliate-links/">http://cafebisnis.com/sawithea</a>&#8221; title=&#8221;Cara Membuat Web Bisnis dan Mendapat Penghasilan Jutaan via Internet&#8221;&gt;<br />
&lt;img src=&#8221;<a href="http://en.support.wordpress.com/affiliate-links/">http://cafebisnis.com/images/belajar-web-bisnis2.jpg</a>&#8221; alt=&#8221;Belajar Web Bisnis&#8221; border=&#8221;0&#8243;&gt;&lt;/a&gt;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=35&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/35/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasus SMU N 3 Solo (Lanjutan)</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/kasus-smu-n-solo-lanjutan/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/kasus-smu-n-solo-lanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 10:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Berita berikut di ambil dari Radar Solo (Jawa Post). Berita ini merupakan terusan dari gonjang-ganjing masalah di SMU N 3 Solo (tempat dulu saya bersekolah). Memang pahit dipublikasikan, tetapi hal ini dapat dijadikan instropeksi bagi semua pihak. Salut terhadap walikota Solo yang merespon aksi dari adik-adik pelajar SMU N 3 Solo. Saya berharap tidak ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=34&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Berita berikut di ambil dari Radar Solo (Jawa Post). Berita ini merupakan terusan dari gonjang-ganjing masalah di SMU N 3 Solo (tempat dulu saya bersekolah). Memang pahit dipublikasikan, tetapi hal ini dapat dijadikan instropeksi bagi semua pihak. <span id="more-34"></span>Salut terhadap walikota Solo yang merespon aksi dari adik-adik pelajar SMU N 3 Solo. Saya berharap tidak ada lagi kasus-kasus serupa, baik di SMU N 3 Solo ataupun di sekolahan lain di Indonesia, pada umumnya dan di Solo khususnya.</span></font></p>
<p><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;">Anton Zainudin</span></font></p>
<p><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;">Alumni 1997 (IPA 5)</span></font></p>
<p><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;"> </span></font><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;">Minggu, </span></font><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;">30 Mar 2008</span></font><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;"> </span></font><br />
<b><font size="2" face="Verdana"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sunarso Terancam Lengser</span></font></b></p>
<p><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">SOLO &#8211; Karir Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Sunarso, terancam. Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) turun sendiri menginvestigasi persoalan yang muncul di sekolah tersebut. </span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa, komite sekolah sudah dimintai keterangan. Seperti diketahui, dugaan penyimpangan dana pembangunan SMAN 3, memicu siswanya berunjuk rasa.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">&#8220;Sudah tahu sendiri <font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">kan</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">. Kalau saya turun langsung, pasti ada yang tidak beres d di sekolah tersebut. Kalau kepala sekolah tidak benar, tahu sendiri,&#8221; tutur Jokowi saat ditemui koran ini usai acara Meet Mr Mayer di SMA Al Islam Solo kemarin (29/3).Langkah Jokowi ini menandakan bahwa penyikapan persoalan di dunia pendidikan dilakukan serius. Wali </span></font></span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">kota</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> yang juga pengusaha tersebut belum menemui Sunarso yang dinilai bertanggung jawab penuh terhadap pembangunan di SMAN 3. Namun, justru fakta ini yang memicu munculnya berbagai spekulasi. Salah satunya adalah kemungkinan pencopotan Sunarso.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sayang, saat ditanya tentang data-data yang sudah dihimpunya dari siswa, Jokowi enggan berterus terang. &#8220;Sory ya, saya belum bisa memaparkan data-data yang disampaikan para siswa. Sebab, kami belum bisa bertemu secara langsung dengan kepala sekolahnya,&#8221; papar dia.Wali </span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">kota</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> tidak mau berandai-andai soal tindak lanjut masalah di SMAN 3. Menurutnya, apa yang sudah disuarakan para siswa itu adalah ungkapan polos yang perlu disikapi. Hanya saja, Jokowi memberikan arahan kepada para siswa agar menyampaikan keinginannya dengan cara lebih santun.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Setelah mengumpulkan data dari siswa, dia secepatnya menentukan kebijakan. Saat ditanya koran ini terkait pencopotan Sunarso, dengan suara pelan Jokowi mengatakan semuanya masih off the record. &#8220;Tunggu saja nanti ya,&#8221; cetusnya singkat.Langkah Jokowi ini dilakukan berkaca pada pengalaman. Saat SMAN 1 Solo bergolak, wali </span></font></span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">kota</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> juga turun tangan sendiri. Hasilnya, kasek dipecat tanpa banyak orang mendengar. Jokowi pun mengakui jika dia belajar dari peristiwa di SMAN 1. &#8220;Siapa yang mengetahui ada persoalan di SMA Negeri 1 Solo ketika itu? Tidak ada </span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">kan</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">. Tahu-tahu ada pemecatan,&#8221; jelasnya.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dia menambahkan, agar tidak terjadi kesalahan penggunaan dana di sekolah-sekolah, Jokowi bertekad akan merombak total mainset dunia pendidikan di Kota Solo. Jokowi mengaku gerah karena pendidikan masih mahal. &#8220;Kalau seperti ini terus, kapan majunya,&#8221; tutur dia.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Siswa SMA Negeri 3 Solo, pada 24 Maret 2008 lalu berdemo membongkar dugaan penyimpangan proyek di sekolahnya. Dalam aksinya di aula sekolah, para siswa membeber data-data valid terkait penyimpangan tersebut.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Melencengnya realisasi rencana anggaran dari pihak sekolah terjadi sejak 2004 hingga 2007. Itu bisa dipantau dari Rancangan Anggaran Perencanaan Belanja Sekolah (RAPBS). Salah satu contoh anggaran yang diduga diselewengkan adalah pengadaan alat multimedia. (un/den) Sumber : Radar Solo</p>
<p></span></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=34&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/kasus-smu-n-solo-lanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Bertransaksi Lewat ATM Bersama</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/cara-bertransaksi-lewat-atm-bersama/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/cara-bertransaksi-lewat-atm-bersama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 09:11:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Financial / Banking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[ATM Bersama merupakan salah satu layanan yang diselenggarakan oleh PT. Artajasa anak perusahaan dari Lintasarta, dimana jaringan Automated Teller Machine (ATM) milik suatu bank dihubungkan dengan jaringan ATM milik bank lainnya melalui sistem switching yang disediakan PT. Artajasa. Sehingga nasabah dapat bertransaksi tidak hanya di terminal ATM milik bank tersebut melainkan dapat juga dilakukan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=33&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama_logo.gif" alt="atm-bersama_logo.gif" />ATM Bersama merupakan salah satu layanan yang diselenggarakan oleh PT. Artajasa anak perusahaan dari Lintasarta, dimana jaringan <em>Automated Teller Machine</em> (ATM) milik suatu bank dihubungkan dengan jaringan ATM milik bank lainnya melalui sistem switching yang disediakan PT. Artajasa. Sehingga nasabah dapat bertransaksi tidak hanya di terminal ATM milik bank tersebut melainkan dapat juga dilakukan di terminal ATM milik seluruh anggota jaringan ATM Bersama.<span id="more-33"></span><span></span>Selain dari perluasan coverage, PT. Artajasa mempunyai komitmen untuk terus menerus mengembangkan fitur-fitur yang tersedia dalam ATM Bersama. Di tahun 2004, PT. Artajasa telah meluncurkan layanan <em>Interbank Fund Transfer</em> (Transfer Beda Bank) untuk melengkapi fitur <em>cash withdrawal</em> (penarikan tunai), <em>balance inquiry</em> (cek saldo) dan <em>change PIN</em> (perubahan PIN) yang sudah ada secara real time-online.</p>
<p>Di tahun 2005, diluncurkan fitur interkoneksi regional dengan Malaysia. Fitur ini terwujud melalui kerjasama interkoneksi dengan <em>Malaysian Electronic Payment System</em> (MEPS), yang memungkinkan nasabah bank anggota ATM Bersama bisa bertransaksi di jaringan ATM Malaysia yang dikelola oleh MEPS, begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Keberadaan ATM Bersama bagi para nasabah dapat dilihat sebagai upaya bank untuk memanjakan nasabahnya karena mereka dapat menikmati beragam kemudahan transaksi dengan memanfaatkan jaringan ATM Bersama yang tersebar di seluruh tanah air. Selain itu jaringan ATM Bersama telah berkembang luas dan memberikan kesempatan bagi nasabah menggunakan kartu ATM sebagai alat pembayaran serta menjadi bagian gaya hidup dalam melakukan kegiatan transaksi finansial.</p>
<p><strong>Cara Melakukan Transfer antar Bank</strong><br />
Langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat melakukan transfer beda bank pada jaringan ATM Bersama.</p>
<p><strong>Persyaratan umum<br />
</strong>Syarat-syarat melakukan transfer melalui ATM Bersama adalah sebagai berikut:<br />
1. Memiliki rekening pada bank anggota ATM Bersama (lihat Daftar Bank)<br />
2. Memiliki kartu ATM bank anggota ATM Bersama</p>
<p><strong>Panduan Cara Pembayaran Melalui ATM Bersama<br />
</strong>Cara melakukan transfer melalui ATM Bersama dengan bank tujuan HSBC:<br />
1. Masukkan kartu ATM Anda<br />
2. Masukkan PIN Anda<br />
3. Pilih Transfer pada menu ATM<br />
4. Pilih Transfer ke bank lain atau Transfer ke bank ATM Bersama</p>
<p><img src="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama-34.gif" alt="atm-bersama-34.gif" /></p>
<p>5. Masukkan kode bank tujuan dan nomor rekening penerima.<br />
<em>contoh:</em> Kode bank tujuan adalah 041 (HSBC)<br />
Nomor rekening penerima, isi dengan nomor rekening tujuan anda.<br />
Apabila kode bank dan nomor rekening tujuan sudah benar, pilih ‘Benar’ untuk melanjutkan transaksi.</p>
<p>6. Masukkan jumlah dana yang akan ditransfer. Pastikan kembali jumlah dana yang akan ditransfer sebelum menekan tombol ‘Benar’</p>
<p><img src="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama-56.gif" alt="atm-bersama-56.gif" /></p>
<p>7. Pada layar berikut, pilih ‘Benar’ untuk melanjutkan transaksi. Input data pada layar berikut tidak diperlukan.</p>
<p>8. Layar ATM akan memunculkan data transaksi yang akan diproses. Pilih ‘Ya’ apabila semua data sudah benar.</p>
<p><img src="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama-78.gif" alt="atm-bersama-78.gif" /></p>
<p>9. Mesin ATM akan mengeluarkan struk ATM sebagai bukti transaksi<br />
10. Simpan struk ATM sebagaimana diperlukan. SELESAI.</p>
<p><strong>Daftar dan Kode Bank yang terhubung dengan jaringan ATM Bersama</strong></p>
<table border="1" width="450" cellPadding="3" cellSpacing="1">
<tr>
<td height="30" bgColor="#3399ff" width="50"><strong>No.</strong></td>
<td bgColor="#3399ff"><strong>Nama Bank </strong></td>
<td bgColor="#3399ff" width="100"><strong>Kode</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
<td>Bank ABN Amro</td>
<td>052</td>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td>Bank Agroniaga</td>
<td>494</td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td>Bank Arta Niaga Kencana</td>
<td>020</td>
</tr>
<tr>
<td>4</td>
<td>Bank Artos Indonesia</td>
<td>542</td>
</tr>
<tr>
<td>5</td>
<td>Bank BII</td>
<td>016</td>
</tr>
<tr>
<td>6</td>
<td>Bank BKE</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>7</td>
<td>Bank BNI</td>
<td>009</td>
</tr>
<tr>
<td>8</td>
<td>Bank BPD Aceh</td>
<td>116</td>
</tr>
<tr>
<td>9</td>
<td>Bank BPD Bali</td>
<td>129</td>
</tr>
<tr>
<td>10</td>
<td>Bank BPD DIY</td>
<td>112</td>
</tr>
<tr>
<td>11</td>
<td>Bank BPD Jambi</td>
<td>115</td>
</tr>
<tr>
<td>12</td>
<td>Bank BPD Kalsel</td>
<td>122</td>
</tr>
<tr>
<td>13</td>
<td>Bank BPD Kaltim</td>
<td>124</td>
</tr>
<tr>
<td>14</td>
<td>Bank BPD Sultra</td>
<td>135</td>
</tr>
<tr>
<td>15</td>
<td>Bank BTN</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>16</td>
<td>Bank BTPN</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>17</td>
<td>Bank Bukopin</td>
<td>441</td>
</tr>
<tr>
<td>18</td>
<td>Bank Bumiputera</td>
<td>485</td>
</tr>
<tr>
<td>19</td>
<td>Bank Capital</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>20</td>
<td>Bank Commonwealth</td>
<td>950</td>
</tr>
<tr>
<td>21</td>
<td>Bank Danamon</td>
<td>011</td>
</tr>
<tr>
<td>22</td>
<td>Bank DKI</td>
<td>111</td>
</tr>
<tr>
<td>23</td>
<td>Bank Eksekutif</td>
<td>558</td>
</tr>
<tr>
<td>24</td>
<td>Bank Ganesha</td>
<td>161</td>
</tr>
<tr>
<td>25</td>
<td>Bank HSBC</td>
<td>041</td>
</tr>
<tr>
<td>26</td>
<td>Bank IFI</td>
<td>093</td>
</tr>
<tr>
<td>27</td>
<td>Bank Ina Perdana</td>
<td>513</td>
</tr>
<tr>
<td>28</td>
<td>Bank Jabar</td>
<td>110</td>
</tr>
<tr>
<td>29</td>
<td>Bank Jateng</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>30</td>
<td>Bank Jatim</td>
<td>114</td>
</tr>
<tr>
<td>31</td>
<td>Bank Kalbar</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>32</td>
<td>Bank Kesawan</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>33</td>
<td>Bank Lampung</td>
<td>121</td>
</tr>
<tr>
<td>34</td>
<td>Bank Lippo</td>
<td>026</td>
</tr>
<tr>
<td>35</td>
<td>Bank Maluku</td>
<td>131</td>
</tr>
<tr>
<td>36</td>
<td>Bank Mandiri</td>
<td>008</td>
</tr>
<tr>
<td>37</td>
<td>Bank Mayapada</td>
<td>097</td>
</tr>
<tr>
<td>38</td>
<td>Bank Mayora</td>
<td>553</td>
</tr>
<tr>
<td>39</td>
<td>Bank Mega</td>
<td>426</td>
</tr>
<tr>
<td>40</td>
<td>Bank Mestika</td>
<td>151</td>
</tr>
<tr>
<td>41</td>
<td>Bank Muamalat</td>
<td>147</td>
</tr>
<tr>
<td>42</td>
<td>Bank Nagari</td>
<td>118</td>
</tr>
<tr>
<td>43</td>
<td>Bank Niaga</td>
<td>022</td>
</tr>
<tr>
<td>44</td>
<td>Bank NISP</td>
<td>028</td>
</tr>
<tr>
<td>45</td>
<td>Bank NTB</td>
<td>128</td>
</tr>
<tr>
<td>46</td>
<td>Bank NTT</td>
<td>130</td>
</tr>
<tr>
<td>47</td>
<td>Bank Nusantara Parahyangan</td>
<td>145</td>
</tr>
<tr>
<td>48</td>
<td>Bank Panin</td>
<td>019</td>
</tr>
<tr>
<td>49</td>
<td>Bank Papua</td>
<td>132</td>
</tr>
<tr>
<td>50</td>
<td>Bank Permata</td>
<td>013</td>
</tr>
<tr>
<td>51</td>
<td>Bank Rakyat Indonesia</td>
<td>002</td>
</tr>
<tr>
<td>52</td>
<td>Bank Riau</td>
<td>119</td>
</tr>
<tr>
<td>53</td>
<td>Bank Saudara</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>54</td>
<td>Bank Sinarmas</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>55</td>
<td>Bank Sulsel</td>
<td>126</td>
</tr>
<tr>
<td>56</td>
<td>Bank Sulteng</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>57</td>
<td>Bank Sulut</td>
<td>127</td>
</tr>
<tr>
<td>58</td>
<td>Bank Sumsel</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>59</td>
<td>Bank Sumut</td>
<td>117</td>
</tr>
<tr>
<td>60</td>
<td>Bank Swadesi</td>
<td>146</td>
</tr>
<tr>
<td>61</td>
<td>Bank Syariah Mandiri</td>
<td>451</td>
</tr>
<tr>
<td>62</td>
<td>Bank Syariah Mega Indonesia</td>
<td>506</td>
</tr>
<tr>
<td>63</td>
<td>Bank UOB Buana</td>
<td>023</td>
</tr>
<tr>
<td>64</td>
<td>BPD Bengkulu</td>
<td>133</td>
</tr>
<tr>
<td>65</td>
<td>BPD Kalteng</td>
<td>125</td>
</tr>
<tr>
<td>66</td>
<td>BPR KS</td>
<td> </td>
</tr>
<tr>
<td>67</td>
<td>Standard Chartered Bank</td>
<td>050</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=33&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/31/cara-bertransaksi-lewat-atm-bersama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama_logo.gif" medium="image">
			<media:title type="html">atm-bersama_logo.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama-34.gif" medium="image">
			<media:title type="html">atm-bersama-34.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama-56.gif" medium="image">
			<media:title type="html">atm-bersama-56.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.hinamagazine.com/wp-content/uploads/2008/02/atm-bersama-78.gif" medium="image">
			<media:title type="html">atm-bersama-78.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Bikin Web/Blog dan Menghasilkan Uang</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/28/belajar-bikin-webblog-dan-menghasilkan-uang/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/28/belajar-bikin-webblog-dan-menghasilkan-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 11:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Sore ini, saya iseng browsing, eh ada artikel yang menarik tentang cara bikin web/blog bagi pemula (seperti saya). Dan coba saya buka, hasilnya memang sangat mudah. elain belajar, juga bisa menghasilkan uang, asal kita tekun, rajin dan tidak gampang putus asa. Salah satu contoh, dengan blog inilah (WordPress) kita bisa belajar dan menghasilkan uang. Mari kita belajar bersama. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=31&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sore ini, saya iseng browsing, eh ada artikel yang menarik tentang cara bikin web/blog bagi pemula (seperti saya). Dan coba saya buka, hasilnya memang sangat mudah. elain belajar, juga bisa menghasilkan uang, asal kita tekun, rajin dan tidak gampang putus asa. Salah satu contoh, dengan blog inilah (WordPress) kita bisa belajar dan menghasilkan uang. Mari kita belajar bersama. Untuk lebih jelasnya silahkan klik link berikut dibawah ini. </p>
<p>&lt;a href=&#8221;<a href="http://en.support.wordpress.com/affiliate-links/">http://cafebisnis.com/sawithea</a>&#8221; title=&#8221;Cara Membuat Web Bisnis dan Mendapat Penghasilan Jutaan via Internet&#8221;&gt;<br />
&lt;img src=&#8221;<a href="http://en.support.wordpress.com/affiliate-links/">http://cafebisnis.com/images/belajar-web-bisnis2.jpg</a>&#8221; alt=&#8221;Belajar Web Bisnis&#8221; border=&#8221;0&#8243;&gt;&lt;/a&gt;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=31&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/28/belajar-bikin-webblog-dan-menghasilkan-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DEMO DI SMU N 3 SOLO</title>
		<link>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/28/demo-di-smu-n-3-solo/</link>
		<comments>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/28/demo-di-smu-n-3-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 01:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sawithea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sawithea.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Lippo Cikarang, 28 Maret 2007  Sedih, mendengar berita di bawah ini. Sebagai salah satu alumni, saya merasa punya tanggung jawab moral akan kelangsungan citra baik sekolah tersebut. Tapi semuanya sudah terjadi, apa boleh buat (biasa bos jepang saya bilang kalau ada masalah), yang penting kedepannya harus lebih bisa dicermati semua permasalahn yang ada. Semua pihak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=30&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;">Lippo Cikarang, 28 Maret 2007 </span></font></p>
<p><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sedih, mendengar berita di bawah ini. Sebagai salah satu alumni, saya merasa punya tanggung jawab moral akan kelangsungan citra baik sekolah tersebut. Tapi semuanya sudah terjadi, apa boleh buat (biasa bos jepang saya bilang kalau ada masalah), yang penting kedepannya harus lebih bisa dicermati semua permasalahn yang ada. Semua pihak harus bisa memandang dari berbagai segi/sudut baik itu pihak kepala sekolah, staff pengajar, staff tata usaha, murid, orang tua murid bahkan alumninya. Jangan sampai kita mempunyai pandangan &#8220;yang penting hari ini beres, besok urusan nanti&#8221;. Semua harus transparan, jangan mempunyai pikiran yang kurang bagus atau mencari keuntungan dari kondisi yang ada. Kalau saya cermati hal-hal demikian (demo) dilatarbelakangi masalah uang. Karena uang, kita jadi mengabaikan tali silahturohim yang seudah terjalin lama. Saya harap, semua pihak tidak memperparah keadaan, coba selesaikan dengan musyawarah terlebih dahulu, kalau memang tidak bisa, ya kita serahkan ke pihak yang berwenang, jangan sampai kita main hakim sendiri. Semoga permasalahan cepat tuntas dan aktifitas belajar adik-adik kita tidak terganggu. SALAM WIDYA KARMA JAYA</span></font></p>
<p><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;"></span></font><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;"></span></font><font size="1" face="Arial"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Arial;">Kamis, 27 Mar 2008 </span></font><br />
<b><font size="2" face="Verdana"><span style="font-weight:bold;font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di Balik Nekat ”Tim 11” SMA 3 Mendemo Kepsek dan Sekolahnya<span id="more-30"></span></span></font></b></p>
<p><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Karena Yakin &#8220;Hidung&#8221; Pemkot Tidak Tajam Mengendus<br />
Pendiri Save Our School (SOS) SMA Negeri 3 Solo bukan hanya siap mendadak terkenal. Kelompok 11 siswa penggagas demo ini juga nekat menanggung risiko telah menyoal kepala sekolah dan tempatnya belajar.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">GUNAWAN, Solo</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">TIDAK ada rasa takut dari wajah-wajah pentolan SOS SMA Negeri 3 Solo, saat bertemu koran ini kemarin (26/3). Usai mengikuti tes Pra Ujian Nasional (Unas) di sekolahnya, mereka pun membeberkan latar belakang digagasnya aksi yang terbilang nekat itu.</p>
<p>Ternyata, para siswa ini berani berbuat berdasarkan pengalaman mereka menjadi pengurus OSIS SMA 7 periode 2006-2007. Karena itu, mereka berani membantah jika ada yang menuding aksi mereka Senin lalu (24/3) ditunggangi pihak tertentu.</p>
<p></span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Para</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> siswa kelas 12 itu mengklaim memiliki alasan sangat mendasar untuk melakukan aksi senekat itu. Mereka gerah dengan adanya persoalan yang sangat kompleks di sekolahnya. Misal, soal hubungan yang tidak harmonis antarguru, pegawai, dan pejabat teras.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Hingga, yang dianggap mereka paling parah, dugaan penyimpangan anggaran pembangunan di sekolah itu. Pengurus OSIS sering disambati guru dan karyawan lain, yang merasa hubungan di sekolah sudah tidak harmonis lagi.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kemarin, 5 siswa dari 11 anggota SOS berbincang dengan koran ini. Diantaranya adalah Zahra Eriza, 18, Dermawan, 18, dan </span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Rio</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">, 18. Nama-nama lain sengaja disembuyikan, karena tidak yakin dengan &#8220;keselamatan&#8221; mereka di sekolah. Kejengkelan yang berujung demo berawal dari perbedaan yang dirasakan mereka dengan sekolah lain. Khususnya, dari sisi pembangunan fisik dan fasilitas SMA 3 Unit Kerkop.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">SMA 3 memang memiliki dua unit sekolah, yaitu Kerkop dan Warung Miri. Siswa yang direkrut setiap tahun ajaran pun lumayan banyak, sampai 400-an orang. Dengan uang gedung lumayan besar, di atas Rp 1 juta, &#8220;pendapatan&#8221; sekolah itu setiap tahun ajaran tentunya lebih besar dibandingkan sekolah lain. Sebab, rata-rata rekrutmen di sekolah lain tidak sebanyak SMA 3.</span></font><font size="2" face="Arial"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Namun, &#8220;tim 11&#8243; melihat pembangunan fisik di sekolah itu ternyata berjalan sangat lambat. Sementara, setiap tahun uang sumbangan dari orang tua siswa terus mengalir. &#8220;Kami temui banyak kejanggalan. Misalnya, ada dualisme proposal anggaran ke komite sekolah dan orang tua siswa. Komite sekolah dilapori anggaran yang normal. Sementara, ke orang tua siswa dananya sudah dimarkup,&#8221; tegas Derma, panggilan Dermawan.</p>
<p>Derma, yang mantan ketua OSIS, pun juga mencium banyak ketidakberesan di sekolah. Terutama, saat dia dan rekan-rekannya mencermati anggaran pendapatan dan belanja sekolah (APBS), yang ada di tangan orang tua masing-masing.</p>
<p>Kebetulan, Derma dan sebagian anggota SOS lainnya sekolah di jurusan IPS. Sehingga, mereka bisa mencermati dan menghitung kejanggalan yang ada di laporan itu. Belum lagi sejumlah kejanggalan lain, saat mereka menggelar kegiatan sekolah.</p>
<p>&#8220;Anggaran sempat minta dipotong sampai jutaan rupiah oleh salah satu petinggi di sini, untuk alasan tidak jelas. Kegiatan kami pun sering dianggap tidak berarti. Kami cuma diminta belajar dan belajar, tidak usah gelar acara seperti itu,&#8221; timpal Zahra, yang mantan ketua majelis pertimbangan siswa.</p>
<p>Puncaknya, siswa berang ada ribut-ribut rapat pleno dengan komite dan kepala sekolah, 2007 lalu. Ketika itu, wali murid yang hadir membeberkan dugaan penyimpangan pembangunan di sekolah favorit di Solo itu. Tapi, pihak komite kala itu terkesan menutup-nutupi.</p>
<p>Pertemuan itu pun menjadi kacau. Sebab, para wali murid tidak puas dengan tanggapan komite sekolah dan membubarkan diri. Hal itu disaksikan para pengurus OSIS, yang memang mendapat jatah ikut rapat. &#8220;Rapat pleno ketika itu sempat &gt;deadlock&lt;,&#8221; tambah Zahra.</p>
<p>Mereka pun membantah aksi mereka itu subjektif dan tidak berdasar. Sebab, jelas mereka, kepengurusan OSIS era mereka sebelumnya sempat akan menggelar demo serupa. Namun, saat itu pengurus OSIS terlebih dahulu mengeluarkan ancaman ke pihak sekolah. Pihak sekolah pun membalas, dengan ganti mengancam akan mengeluarkan mereka. Aksi pun diredam dengan pertemuan-pertemuan informal diantara mereka.</p>
<p>Namun, di tangan Derma dkk, kasus itu tidak lagi dikompromikan. Mereka diam-diam mencari bukti-bukti tambahan, untuk menguatkan dugaan yang ditangkap dari APBS SMA 3. Pengurus OSIS sebelumnya, yang telah menjadi alumni, pun ikut dimintai pendapat. Sejumlah orang tua siswa pun membantu, khususnya yang tidak puas saat rapat pleno tahun lalu. &#8220;Akhirnya, kami lakukan aksi Senin kemarin,&#8221; seru Derma, bersemangat.</p>
<p>Dmeo itu diikuti ratusan siswa dari SMA 3 unit Kerkop dan Warung Miri. Derma dkk bukannya tidak sadar risiko yang mereka ambil. Apalagi, saat ini mereka sudah kelas 12. Artinya, mereka seharusnya lebih berkonsentrasi menghadapi ujian akhir. &#8220;Tapi, kalau tidak kami lakukan, tidak ada yang akan mengawali perubahan,&#8221; tandas Derma lagi.</p>
<p>Sampai kemarin, Derma dan teman-temannya belum mendapatkan tekanan dari pihak sekolah, usai memprakarsai demo. Tetapi, tak urung mereka mendapat komplain dari orang tua mereka. Pasalnya, ayah ibu dari &#8220;tim 11&#8243; khawatir akan kelangsungan pendidikan anak-anak itu di SMA 3.</p>
<p>&#8220;Saya sempat dikomplain orang tua saya. Tapi, kami sudah bertekat kasus ini harus dibeberkan. Sebab, kami melihat pengawasan dari pemkot ke sekolah kami kurang. Padahal, kalau kami mau membeberkannya, jumlah (dugaan) penyelewengannya sangat besar,&#8221; lanjut Derma.</p>
<p>Sayangnya, Kepala SMA 3 Sunarso tidak dapat dimintai keterangannya. Saat akan dikonfirmasi, melalui staf tata usaha Sunarso menolak ditemui. Dia beralasan akan menemui tamu dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo.</p>
<p>Pesan singkat (SMS) dari koran ini pun tidak ditanggapi. Telepon ke nomor ponsel Sunarso berkali-kali tidak diangkat, kendati nomor itu aktif. Saat demo sebelumnya, Sunarso juga tidak mau berkomentar banyak. Ditemui usai aksi, dia malah menyerahkan persoalan ini kepada komite sekolah.(*/tej)</p>
<p></span></font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sawithea.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sawithea.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sawithea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sawithea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sawithea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sawithea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sawithea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sawithea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sawithea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sawithea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sawithea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sawithea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sawithea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sawithea.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sawithea.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sawithea.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sawithea.wordpress.com&amp;blog=3239848&amp;post=30&amp;subd=sawithea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sawithea.wordpress.com/2008/03/28/demo-di-smu-n-3-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f9a68643dd75826744aac984650398?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">Sawit</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
