Kenapa Cari Ganti Kepala SMA 3 Susah?
Punya Tanggungan Program Akselerasi yang Langka di Jateng
Pantas saja mencari pengganti kepala SMA 3 sulit. Sebab, sekolah ini termasuk penggelar program langka di Jawa Tengah. Baca entri selengkapnya »
Kenapa Cari Ganti Kepala SMA 3 Susah?
Punya Tanggungan Program Akselerasi yang Langka di Jateng
Pantas saja mencari pengganti kepala SMA 3 sulit. Sebab, sekolah ini termasuk penggelar program langka di Jawa Tengah. Baca entri selengkapnya »
Cibitung, 16 April 2008. 10:15
Pagi ini aku buka e-mailku dan ada salah satu e-mail yang mendorong aku untuk aku posting ke Blogku. E-mailku ini berasal dari milist almamaterku SMU. salah satu alumni lulusan ‘92 namanya Mas Hendratmo (kalau gak salah, Beliau adalah instrukturku sewaktu di Pecinta Alam SMAGA) dan sekarang Beliau bekerja sebagai Auditor di BPK, memaparkan laporan pandangan mata Beliau dan Keluargannya tentang kehidupannya Bapak Sunarso (Kepala Sekolah SMU N 3 Solo). Menurut Beliau, sampai saat inipun kehidupan Bapak Kepala Sekolah masih bersahaja dan gak neko-neko. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak postingan Beliau di milist SMAGA-Surakarta. Baca entri selengkapnya »
Minggu, 06 Apr 2008
Pasca Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Sunarso Nonaktif dari Jabatannya
Siswa dan Alumni Bersyukur, Guru Merasa Iba
Terhitung Per 1 April lalu, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Sunarso memilih untuk non aktif dari jabatnnya. Ini buntut dari demo siswa sekolah favorit tersebut yang menuntut transparansi pembangunan sekolah. Bagaimana tanggapan elemen di sekolah itu ? Baca entri selengkapnya »
Berita berikut di ambil dari Radar Solo (Jawa Post). Berita ini merupakan terusan dari gonjang-ganjing masalah di SMU N 3 Solo (tempat dulu saya bersekolah). Memang pahit dipublikasikan, tetapi hal ini dapat dijadikan instropeksi bagi semua pihak. Baca entri selengkapnya »
Lippo Cikarang, 28 Maret 2007
Sedih, mendengar berita di bawah ini. Sebagai salah satu alumni, saya merasa punya tanggung jawab moral akan kelangsungan citra baik sekolah tersebut. Tapi semuanya sudah terjadi, apa boleh buat (biasa bos jepang saya bilang kalau ada masalah), yang penting kedepannya harus lebih bisa dicermati semua permasalahn yang ada. Semua pihak harus bisa memandang dari berbagai segi/sudut baik itu pihak kepala sekolah, staff pengajar, staff tata usaha, murid, orang tua murid bahkan alumninya. Jangan sampai kita mempunyai pandangan “yang penting hari ini beres, besok urusan nanti”. Semua harus transparan, jangan mempunyai pikiran yang kurang bagus atau mencari keuntungan dari kondisi yang ada. Kalau saya cermati hal-hal demikian (demo) dilatarbelakangi masalah uang. Karena uang, kita jadi mengabaikan tali silahturohim yang seudah terjalin lama. Saya harap, semua pihak tidak memperparah keadaan, coba selesaikan dengan musyawarah terlebih dahulu, kalau memang tidak bisa, ya kita serahkan ke pihak yang berwenang, jangan sampai kita main hakim sendiri. Semoga permasalahan cepat tuntas dan aktifitas belajar adik-adik kita tidak terganggu. SALAM WIDYA KARMA JAYA
Kamis, 27 Mar 2008
Di Balik Nekat ”Tim 11” SMA 3 Mendemo Kepsek dan Sekolahnya Baca entri selengkapnya »